Upacara Bendera Awal Masuk Sekolah, Ustadzah Eko dan Ustadz Taufik Ajak Seluruh Siswa Wujudkan Gerakan Rukun Sama Teman

Upacara Bendera Awal Masuk Sekolah, Ustadzah Eko dan Ustadz Taufik Ajak Seluruh Siswa Wujudkan Gerakan Rukun Sama Teman

Suasana khidmat menyelimuti lingkungan sekolah pada hari pertama masuk setelah akhir pekan. Senin (30/3/2026), seluruh siswa mengikuti kegiatan upacara bendera yang digelar serentak namun terbagi dalam dua lokasi berbeda. Bagi siswa putri, upacara berlangsung di halaman sekolah, sementara siswa putra melaksanakannya di halaman depan GOR. Kegiatan dimulai tepat pukul 07.00 WIB.

Kegiatan upacara bendera awal masuk sekolah ini berjalan tertib dan lancar. Pembina upacara untuk siswa putri adalah Ustadzah Eko Budi Lestari, S.Si., M.Pd, sementara di lokasi GOR, Ustadz Taufik Andriyanto, S.Pd.,Gr. bertindak sebagai pembina upacara bagi siswa putra. Kedua pembina upacara memimpin jalannya kegiatan dengan penuh semangat, mulai dari pengibaran bendera Merah Putih hingga pembacaan pembukaan undang-undang dasar 1945.

Memasuki amanat upacara, fokus utama kegiatan kali ini adalah sosialisasi Gerakan Rukun Sama Teman. Ustadzah Eko Budi Lestari, S.Si., M.Pd dalam amanatnya di hadapan siswa putri menekankan pentingnya menjaga kerukunan antar sesama sebagai fondasi utama terciptanya lingkungan belajar yang nyaman dan berkah.

“Kerukunan bukan hanya tentang tidak bertengkar, tetapi tentang bagaimana kita saling menghargai, membantu, dan merasa senang ketika teman kita berhasil. Inilah esensi dari Gerakan Rukun Sama Teman yang ingin kita wujudkan bersama,” ujar Ustadzah Eko.

Senada dengan itu, Ustadz Taufik Andriyanto, S.Pd.,Gr. di lokasi GOR juga menyampaikan pesan serupa kepada siswa putra. Beliau mengajak seluruh siswa untuk menjadikan persahabatan dan solidaritas sebagai kekuatan utama dalam keseharian di sekolah.

“Kalian adalah saudara. Kekuatan sebuah sekolah terletak pada bagaimana para siswanya bisa bersatu, rukun, dan saling mendukung. Mari kita mulai dari hal-hal kecil, seperti tersenyum, menyapa, dan tidak membeda-bedakan teman,” pesan Ustadz Taufik dalam amanatnya.

Suasana upacara semakin semarak dengan dinyanyikannya dua lagu bertema persahabatan dan semangat baru. Setelah pengibaran bendera, seluruh siswa putra dan putri secara serempak menyanyikan lagu “Hari Baru” sebagai simbol penyemangat mengawali kegiatan belajar di pekan baru. Dilanjutkan dengan lagu “Rukun Sama Teman” yang dinyanyikan dengan penuh keceriaan, memperkuat pesan utama dari sosialisasi gerakan tersebut.

Puncak dari rangkaian upacara adalah pembacaan Janji Siswa. Dipimpin oleh masing-masing pembina upacara, seluruh siswa mengucapkan janji dengan khidmat, berkomitmen untuk menjadi pribadi yang disiplin, berakhlak mulia, serta senantiasa menjaga kerukunan dengan sesama teman di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Kepala Sekolah mengapresiasi pelaksanaan upacara yang berjalan kondusif. Beliau berharap melalui sosialisasi Gerakan Rukun Sama Teman ini, seluruh siswa dapat mengimplementasikan nilai-nilai persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari.

“Alhamdulillah, upacara berjalan dengan baik. Saya berharap pesan tentang kerukunan ini tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar menjadi karakter yang melekat pada diri setiap siswa. Mari kita jadikan sekolah ini sebagai rumah kedua yang penuh dengan kehangatan dan kebersamaan,” tuturnya.

Kegiatan upacara bendera ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan kegiatan pembelajaran pertama di kelas masing-masing dengan suasana penuh semangat dan kebersamaan.

Add a Comment

Your email address will not be published.