JUM’AT LITERASI: SMPIT ABU BAKAR GALANG SEMANGAT PERANGI BAHAYA SAMAR DI DUNIA MAYA

JUM’AT LITERASI: SMPIT ABU BAKAR GALANG SEMANGAT PERANGI BAHAYA SAMAR DI DUNIA MAYA

JUM’AT LITERASI: SMPIT ABU BAKAR GALANG SEMANGAT PERANGI BAHAYA SAMAR DI DUNIA MAYA

Langit pagi itu cerah menyambut Jum’at penuh berkah, 26 September 2025. Namun, yang lebih cerah adalah semangat para siswa SMPIT Abu Bakar Yogyakarta yang pagi itu tidak langsung memasuki kelas seperti biasa. Mereka bersiap untuk mengikuti sebuah acara penting yang dirancang khusus untuk membekali mereka menghadapi tantangan zaman: Jum’at Literasi dengan tema “Bahaya Prngrafi”.

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.30 hingga 08.30 WIB ini bukan sekadar pengisi waktu di hari Jum’at. Ia adalah sebuah ikhtiar sadar dan strategis dari sekolah dalam menjalankan misinya: “Membimbing Sepenuh Hati agar Saleh dan Berprestasi”. Dalam era di mana gawai sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan, ancaman konten negatif seperti pornografi bagai ranjau yang tersebar di jalur informasi. Jum’at Literasi dengan tema ini hadir sebagai “panduan navigasi” yang krusial.

Agar pesan dapat tersampaikan dengan lebih mendalam dan nyaman, panitia membagi lokasi kegiatan berdasarkan jenjang kelas dan jenis kelamin. Pembagian ini memungkinkan materi disampaikan dengan pendekatan dan bahasa yang paling sesuai dengan psikologi masing-masing kelompok.

Berikut adalah denah semangat literasi yang tersebar di seluruh penjuru sekolah:

  • Kelas 7 Putra: Basement – Markas Para Pejuang Muda

Ruang basement yang biasanya sepi, pagi itu menjadi saksi semangat para siswa kelas 7 putra. Dengan energi khas anak laki-laki yang sedang bertumbuh, mereka diajak untuk memahami pentingnya menjaga pandangan dan kemurnian hati sebagai bekal menjadi pribadi yang bertanggung jawab di masa depan.

  • Kelas 8 & 9 Putra: Ruang Utama Masjid – Tafakkur dan Keteguhan Hati

Suasana hening dan khidmat Ruang Utama Masjid menjadi tempat yang ideal untuk para calon pemimpin ini. Materi yang disampaikan lebih mendalam, mengajak mereka merefleksikan dampak jangka panjang dari bahaya pornografi terhadap otak, konsentrasi belajar, dan integritas karakter sebagai seorang muslim.

  • Kelas 7 Putri: Parkiran Gedung Baru – Dinamika Ruang Terbuka yang Penuh Makna

Di area parkiran Gedung Baru yang luas dan teduh, siswa kelas 7 putri mengikuti sesi literasi dengan dinamis. Ruang terbuka memberikan nuansa berbeda, membuat diskusi tentang menjaga diri dan harga diri di dunia digital terasa lebih segar dan relateable.

  • Kelas 8 & 9 Putri: Aula Astri – Ruang Diskusi Penuh Inspirasi

Aula Astri menjadi tempat bagi siswa-siswi senior untuk berdialog secara intensif. Di sini, mereka tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga diajak untuk aktif berpendapat dan berbagi strategi bagaimana menghadapi godaan di dunia online serta menjadi agen perubahan di lingkungan pertemanan mereka.

Kegiatan Jum’at Literasi ini dirancang sebagai sebuah pengalaman belajar yang interaktif. Fasilitator tidak hanya menyampaikan data dan fakta, tetapi juga membangun empati, memberikan contoh nyata, dan yang terpenting, menawarkan solusi praktis. Siswa diajarkan untuk:

  1. Mengenali Bahaya: Memahami bahwa pornografi bukan hanya soal moral, tetapi juga merusak struktur otak, mengakibatkan kecanduan, dan menurunkan prestasi akademik.
  2. Mencegah Akses: Membekali dengan tips teknis untuk memfilter konten negatif di internet dan media sosial.
  3. Melawan Godaan: Memberikan strategi mental dan spiritual (seperti memperbanyak dzikir dan sholat) untuk mengalihkan keinginan ketika godaan datang.
  4. Meminta Bantuan: Menekankan pentingnya komunikasi dengan orang tua, guru, dan konselor sekolah (BK) jika mereka merasa terancam atau sudah terpapar.

Sekolah melalui pesan resminya juga menyampaikan apresiasi dan harapan yang mendalam kepada seluruh orang tua/wali siswa. Kehadiran dan dukungan Bapak/Ibu di rumah dengan mengingatkan dan membuka komunikasi yang sehat dengan putra/putri adalah benteng pertama dan terkuat. Kerja sama segitiga emas antara sekolah, siswa, dan orang tua inilah yang akan membentuk perlindungan berlapis bagi anak-anak kita.

Jum’at Literasi tentang Bahaya Pornografi ini mungkin hanya berlangsung selama satu jam, namun dampak resonansinya diharapkan akan bergema sepanjang masa pertumbuhan mereka. Ini adalah investasi karakter yang tak ternilai harganya. Melalui kegiatan seperti ini, SMPIT Abu Bakar tidak hanya mencetak siswa yang berprestasi di atas papan tulis, tetapi juga pribadi-pribadi yang Saleh, tangguh, dan mampu menjaga kesucian jiwanya di tengah gempuran era digital.

Mari bersama kita terus dukung dan awasi perjalanan mereka. Sampai berjumpa di inisiatif-inisiatif literasi berikutnya!

SMPIT Abu Bakar Yogyakarta

 

Membimbing Sepenuh Hati agar Saleh dan Berprestasi

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email
Print

Follow Us

© SMPIT Abu Bakar All Rights Reserved

Add a Comment

Your email address will not be published.