AGCU 2025: PETA JITU SMPIT ABU BAKAR TUMBUHKAN KECERDASAN DAN POTENSI UNGGUL SISWA
Suasana
pagi di SMPIT Abu Bakar Yogyakarta tak seperti biasa pada Senin, 3 November
2025. Sejak pukul 07.30 WIB selepas BIPA pagi, Ruang Utama Masjid Abu Bakar
sudah dipadati siswa kelas VII putra dan putri yang berseragam rapi untuk
mendapatkan sosialisasi agar siap mengikuti Academic General Check Up (AGCU)
yaitu sebuah program diagnostik komprehensif yang dirancang khusus untuk
memetakan kemampuan akademik dan potensi psikologis siswa.
AGCU,
yang semula dijadwalkan pada 13–15 Oktober 2025, akhirnya digelar pada 3–5
November 2025 setelah adanya penyesuaian jadwal dari Dinas Pendidikan Pemuda
dan Olahraga. Kegiatan ini tidak hanya sekadar ujian biasa, melainkan langkah
awal sekolah dalam menyusun strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan
dan bakat setiap siswa.
Hari Pertama: Simulasi dan Persiapan
Hari
pertama AGCU diisi dengan melengkapi idenitas akun dan simulasi pengerjaan soal
secara daring. Dengan didampingi wali kelas masing-masing, para siswa belajar
mengakses platform Personal Ability Test (PESAT) dari
Halobakat di laptop masing-masing. Mereka juga melengkapi data diri dan memilih
mata pelajaran uji coba.
“AGCU
ini seperti medical check-up, tapi untuk kemampuan akademik dan psikologis
siswa. Hasilnya nanti akan menjadi dasar kami dalam mengoptimalkan proses
belajar mengajar,” ujar salah satu guru pendamping.
Hari Kedua dan Ketiga: Asesmen Mendalam
Pada
Selasa dan Rabu, 4–5 November 2025, siswa menjalani serangkaian tes yang
terbagi dalam dua sesi: sesi pertama untuk putra di hari Rabu dan sesi kedua di
hari Kamis serta sesi kedua untuk putri di hari Rabu dan sesi pertama di hari
Kamis. Materi
yang diujikan meliputi:
- Matematika
- Bahasa Indonesia
- Learning Style
- Dimensi Lulusan
- Multiple Intelligence
- IPA
- Bahasa Inggris
- Psikologi Potensial
- RIASEC Test
- Kecakapan Umum
Tes
ini tidak hanya mengukur pengetahuan, tetapi juga minat, bakat, dan
kecenderungan karir siswa ke depannya. Hasilnya diharapkan dapat membantu
sekolah dalam menyusun Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP)
yang lebih personal dan relevan.
Teknologi dan Metode Modern
SMPIT
Abu Bakar Yogyakarta menggunakan platform PESAT dari Halobakat untuk
pelaksanaan AGCU. Sistem ini memungkinkan penilaian yang menyeluruh, baik dari
aspek kognitif akademik maupun non-kognitif. Siswa dapat mengerjakan tes
menggunakan laptop dengan panduan yang sudah disiapkan.
“Kami
ingin siswa tidak hanya pintar secara akademis, tetapi juga mengenal potensi
dirinya sejak dini. AGCU adalah langkah awal yang penting,” tutur perwakilan
sekolah.
Dukungan Penuh Orang Tua
Orang
tua juga dilibatkan dalam proses ini. Melalui surat pemberitahuan resmi,
sekolah memastikan orang tua memahami tujuan dan mekanisme AGCU. Banyak orang
tua yang menyambut positif program ini, termasuk dengan memastikan anaknya
membawa laptop sesuai jadwal.
“Senang
sekali sekolah punya program seperti ini. Jadi tahu kelebihan dan area yang
perlu dikembangkan sejak dini,” kata salah satu wali murid.
Tak Hanya Tes, Tapi Investasi Masa Depan
AGCU
bukan sekadar kegiatan rutin tahunan, lebih dari itu, ia adalah investasi
sekolah dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga sadar
akan potensi dan minatnya. Dengan hasil yang akurat, siswa dapat diarahkan ke
peminatan pelajaran yang tepat, sehingga proses belajar menjadi lebih
menyenangkan dan bermakna.
“Kami
berkomitmen mendidik siswa dengan pendekatan yang holistik. AGCU adalah salah
satu buktinya,” tegas pihak sekolah.
Dengan
pelaksanaan AGCU, SMPIT Abu Bakar Yogyakarta kembali meneguhkan komitmennya
sebagai Sekolah Standar Nasional yang terakreditasi A dan berlisensi JSIT
“Sangat Baik”. Program ini tidak hanya menjadi alat diagnostik,
tetapi juga menunjukkan bahwa di sini, setiap siswa tidak hanya diajar, tetapi
benar-benar dipahami.
Salam
sukses dan semangat baru untuk seluruh siswa kelas VII!