LOMBA TINGKAT (LT) I TAHUN 2026, TUMBUHKAN JIWA KSATRIA DAN MANDIRI







Semangat kepanduan dan kebersamaan membakar atmosfer Bumi Perkemahan (Buper) Candi Banyunibo Cepit, Bokoharjo, Prambanan, Sleman. Pangkalan SMPIT Abu Bakar Yogyakarta sukses menyelenggarakan kegiatan akbar Lomba Tingkat (LT) I Tahun 2026. Kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas VII dan VIII guna membentuk karakter yang mandiri, tangguh, berjiwa kepemimpinan, dan berakhlak mulia.
Untuk menjaga kekhusyukan serta efektivitas pembinaan, kegiatan perkemahan ini dibagi menjadi dua gelombang:
- Gelombang Putra (Kelas VII & VIII): Senin–Rabu, 4–6 Mei 2026
- Gelombang Putri (Kelas VII & VIII): Jumat–Ahad, 8–10 Mei 2026
Rangkaian Kegiatan: Menempa Fisik, Mental, dan Spiritual
Selama tiga hari dua malam, para peserta digembleng melalui berbagai aktivitas yang memadukan kedisiplinan kepramukaan, ketangkasan fisik, seni, hingga penguatan spiritual. Berikut adalah catatan keseruan dari hari ke hari:
Hari Pertama: Langkah Awal dan Uji Ketangkasan
Perjalanan dimulai dengan pemberangkatan penuh semangat dari sekolah menuju lokasi Buper Candi Banyunibo. Setibanya di lokasi, kegiatan langsung dibuka secara resmi melalui Upacara Pembukaan, yang dilanjutkan dengan adu kerja sama dalam mendirikan tenda.
Siang hingga sore hari, suasana perkemahan riuh dengan berbagai perlombaan bergengsi, di antaranya:
- Lomba Akademik & Religi: Pidato Bahasa Arab dan Hafalan Juz 30.
- Kreativitas & Keterampilan: Membuat sup buah, hasta karya, penjernihan air, pioneering, dan memasak masakan tradisional.
Malam harinya, suasana hangat mencair dalam panggung Pentas Seni (Pensi) Part 1. Tidak berhenti di situ, mental para peserta diuji melalui kegiatan Caraka Malam, di mana mereka harus menyelesaikan tantangan KIM (Kemampuan Indra Manusia: perasa, pembau, peraba) serta pemecahan sandi Morse di tengah keheningan malam.
Hari Kedua: Jiwa Petualang dan Hangatnya Api Unggun
Fajar belum menyingsing, namun para peserta sudah terjaga untuk melaksanakan sholat tahajud dan subuh berjamaah, memperkuat benteng spiritual mereka. Setelah fisik disegarkan lewat Senam Pramuka, petualangan sejati dimulai: Jelajah Alam.
Dalam jelajah alam ini, setiap regu harus menaklukkan berbagai pos tantangan, meliputi:
Semaphore, menaksir tinggi, pengetahuan kepramukaan, singkatan, halang rintang, peta pita, hingga adu kreativitas lewat yel-yel regu.
Siang harinya, keseruan berlanjut dengan latihan ketangkasan PBB, lomba tangkap belut yang penuh gelak tawa, serta gotong royong memasak nasi dan sayur untuk menu makan bersama. Puncak kebersamaan ditutup dengan syahdu pada malam hari melalui Pentas Seni Part II yang digelar di sela-sela kobaran Api Unggun.
Hari Hari Ketiga: Pelestarian Budaya dan Penghargaan
Hari terakhir diisi dengan kegembiraan Permainan Tradisional guna melestarikan budaya bangsa. Para siswa tampak antusias mengikuti estafet lari balok, lompat tali, boi-boian, hingga olahraga panahan tradisional (jemparing).
Sebelum kembali ke rumah, seluruh peserta bergotong royong melakukan packing dan bongkar tenda sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan. Kegiatan LT I ini resmi ditutup dengan Upacara Penutupan sekaligus momen yang paling dinantikan, yaitu Pengumuman Juara Lomba.
Apresiasi dari Sekolah
Kepala SMPIT Abu Bakar Yogyakarta menyampaikan rasa bangga yang mendalam atas suksesnya agenda ini. Melalui LT I Tahun 2026, diharapkan nilai-nilai dasadharma pramuka tidak hanya menjadi hafalan, tetapi mampu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Selamat kepada para pemenang dan seluruh peserta yang telah berjuang menunjukkan performa terbaiknya. Sampai jumpa di kegiatan kepanduan berikutnya!
Salam Pramuka!