GURU BK YAYASAN MULIA TINGKATKAN KOMPETENSI DENGAN WORKSHOP DEEP LEARNING

GURU BK YAYASAN MULIA TINGKATKAN KOMPETENSI DENGAN WORKSHOP DEEP LEARNING

GURU BK YAYASAN MULIA TINGKATKAN KOMPETENSI DENGAN WORKSHOP DEEP LEARNING

Seluruh guru Bimbingan dan Konseling (BK) dari berbagai jenjang pendidikan di bawah Konsorsium Yayasan Mulia antusias mengikuti workshop implementasi deep learning dalam layanan BK. Kegiatan yang berlangsung pada hari Kamis, 8 Mei 2025, pukul 12.30-15.00 WIB di SMPIT Abu Bakar Yogyakarta ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru BK dalam memanfaatkan pendekatan deep learning untuk memahami dan membantu siswa secara lebih mendalam.

Workshop ini menghadirkan Bapak Yudi Biantoro, S.Pd., seorang ahli di bidang BK yang juga menjabat sebagai Ketua Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) SMP/MTs Kota Yogyakarta dan guru BK di SMPN 7 Yogyakarta, sebagai narasumber utama. Beliau berbagi pengetahuan dan pengalamannya terkait konsep deep learning dan bagaimana penerapannya dapat memperkaya layanan BK.

Acara dibuka dengan sambutan hangat dari Kepala Sekolah SMPIT Abu Bakar Yogyakarta, Ustadzah Eko Budi Lestari, S.Si.,M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya inovasi dalam pendidikan, termasuk dalam layanan BK, untuk dapat menjawab tantangan dan kebutuhan siswa di era modern.

Selanjutnya, Ustadzah Ulfi Fatkhiyah, S.Ag.,M.Pd., selaku Badan Pengurus Harian (BPH) Yayasan Mulia, memberikan sambutan yang menginspirasi. Beliau menyampaikan dukungan penuh yayasan terhadap pengembangan kompetensi guru BK dan berharap workshop ini dapat memberikan manfaat signifikan bagi peningkatan kualitas layanan BK di seluruh unit pendidikan Yayasan Mulia, mulai dari SD hingga SMA.

Sesi inti workshop diisi dengan pemaparan materi yang komprehensif oleh Bapak Yudi Biantoro. Beliau menjelaskan prinsip-prinsip dasar deep learning dan bagaimana pendekatan ini dapat membantu guru BK dalam memahami karakteristik unik setiap siswa, mengidentifikasi potensi dan tantangan mereka secara lebih akurat, serta merancang intervensi yang lebih personal dan efektif.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi praktik yang sangat interaktif. Para peserta diajak untuk menyusun skenario pembelajaran yang mengintegrasikan prinsip-prinsip deep learning dalam konteks layanan BK. Diskusi dan kolaborasi antar guru BK dari berbagai jenjang pendidikan ini menciptakan suasana belajar yang dinamis dan konstruktif.

 

Para peserta workshop tampak antusias mengikuti setiap sesi dan aktif dalam diskusi. Mereka berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam mengimplementasikan deep learning secara nyata dalam praktik layanan BK di sekolah masing-masing, sehingga dapat memberikan dampak positif yang lebih besar bagi perkembangan dan kesejahteraan siswa.

Share:

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email
Print

Follow Us

© SMPIT Abu Bakar All Rights Reserved

Add a Comment

Your email address will not be published.