Jum’at Karakter SMPIT ABY: Belajar Siaga Menghadapi Bencana Kebakaran

Jum’at Karakter SMPIT ABY: Belajar Siaga Menghadapi Bencana Kebakaran

Yogyakarta — Apa yang harus dilakukan ketika tiba-tiba terjadi kebakaran? Ke mana harus menyelamatkan diri? Bagaimana cara menggunakan alat pemadam api dengan benar?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran dalam Jum’at Karakter SMPIT Abu Bakar Yogyakarta. Kali ini, kegiatan dikemas dalam Jum’at Siaga Bencana dengan tema mitigasi bencana kebakaran bersama tim pemadam kebakaran (Damkar) DIY.

Sejak kegiatan dimulai, para siswa dan guru tampak antusias mengikuti setiap sesi. Suasana belajar pun terasa berbeda. Jika biasanya siswa mendapatkan pengetahuan melalui ruang kelas, kali ini mereka belajar secara langsung dari para petugas yang memiliki pengalaman dalam menghadapi berbagai situasi kebakaran (28/08).

Bukan Sekadar Tahu, tetapi Harus Siap

Mitigasi bencana bukan hanya tentang mengetahui bahwa kebakaran dapat terjadi. Lebih jauh, setiap orang perlu memahami langkah yang tepat agar dapat menyelamatkan diri dan membantu mengurangi risiko ketika bencana benar-benar terjadi.

Tim Damkar DIY memberikan edukasi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan kebakaran, mulai dari mengenali potensi bahaya, tindakan yang perlu dilakukan ketika terjadi kebakaran, hingga langkah-langkah keselamatan yang harus diperhatikan.

Penjelasan yang disampaikan secara langsung membuat siswa lebih mudah memahami bahwa dalam situasi darurat, kepanikan justru dapat memperbesar risiko. Karena itu, pengetahuan, kesiapsiagaan, dan kemampuan mengambil tindakan dengan tepat menjadi hal yang penting.

Belajar dari Pengalaman Para Petugas

Kehadiran tim Damkar DIY juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk berinteraksi dan belajar langsung dari para petugas.

Berbagai informasi disampaikan dengan cara yang interaktif sehingga siswa tidak hanya menjadi pendengar. Mereka juga mendapatkan kesempatan untuk bertanya dan memahami bagaimana petugas menghadapi kondisi darurat di lapangan.

Antusiasme tidak hanya terlihat dari para siswa. Para guru pun turut mengikuti kegiatan dengan serius. Hal ini menunjukkan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas petugas pemadam kebakaran.

Sebab, ketika bencana terjadi, setiap orang perlu mengetahui apa yang harus dilakukan.

Menanamkan Karakter Siaga

Jum’at Siaga Bencana menjadi bagian dari upaya SMPIT Abu Bakar Yogyakarta dalam menanamkan karakter kepada siswa melalui pengalaman nyata.

Kesiapsiagaan mengajarkan siswa untuk tidak mudah panik, berani menghadapi situasi darurat, peduli terhadap keselamatan orang lain, serta mampu mengambil tindakan secara bertanggung jawab.

Nilai-nilai tersebut menjadi semakin penting karena bencana dapat terjadi kapan saja dan kepada siapa saja. Dengan pembekalan sejak dini, siswa diharapkan tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga kesiapan untuk bertindak ketika menghadapi kondisi yang tidak terduga.

Pada akhirnya, belajar mitigasi bencana bukan sekadar belajar bagaimana memadamkan api. Lebih dari itu, siswa belajar tentang kepedulian, keberanian, ketenangan, tanggung jawab, dan kesiapan melindungi diri serta orang lain.

Melalui Jum’at Karakter, SMPIT Abu Bakar Yogyakarta terus menghadirkan pembelajaran yang dekat dengan kehidupan. Karena pendidikan karakter tidak hanya tentang mengetahui mana yang benar, tetapi juga tentang siap melakukan hal yang benar ketika keadaan benar-benar membutuhkan.